
Halo, Q-Ders!
Salah satu cara terbaik untuk menguasai bahasa Inggris adalah dengan memahami budaya di balik bahasa tersebut. Meskipun negara-negara seperti Inggris (UK), Amerika Serikat (USA), dan Australia, semuanya berbahasa Inggris dan merayakan Natal, tradisi mereka memiliki perbedaan yang menarik!
Mari kita lakukan perjalanan virtual ke tiga negara ini dan lihat bagaimana mereka merayakan musim liburan.
Perbedaan Budaya Natal di Negara Berbahasa Inggris
Faktor terbesar yang membedakan perayaan ini adalah cuaca. Saat di belahan bumi utara dingin dan bersalju, di Australia justru sedang musim panas!
1. Inggris (The UK): Tradisi Klasik & Hangat
Natal di Inggris adalah urusan keluarga yang sangat tradisional, seringkali fokus pada kehangatan di tengah musim dingin.
- Makanan Tradisional: Fokus utamanya adalah Roast Turkey (kalkun panggang) dengan segala macam pelengkapnya (trimmings), diikuti oleh Christmas Pudding (puding buah berat yang sering disajikan dengan cara dibakar dengan brendi).
- Aktivitas Khas:
- Christmas Crackers: Saat makan malam, setiap orang menarik cracker kertas yang berisi hadiah kecil, lelucon, dan topi kertas.
- Pesan Ratu/Raja: Keluarga kerajaan Inggris memiliki tradisi menyampaikan pidato Natal yang ditonton oleh banyak keluarga di TV.
2. Amerika Serikat (USA): Semangat Meriah & Skala Besar
Di AS, musim liburan dimulai lebih awal dengan Thanksgiving di akhir November, yang mengarah pada perayaan Natal yang meriah.
- Fokus Utama: Perayaan cenderung sangat terfokus pada rumah tangga inti (keluarga kecil), berbeda dengan Australia di mana Natal adalah reuni keluarga besar.
- Minuman Khas: Eggnog, minuman kaya yang terbuat dari susu, telur, gula, dan seringkali alkohol (rum atau brendi), adalah minuman pokok liburan di AS dan Kanada.
- Dekorasi: Orang Amerika terkenal dengan dekorasi rumah mereka yang megah dan lampu Natal yang terang benderang di seluruh lingkungan.
- Makanan Tradisional: Meskipun beberapa keluarga masih menyajikan kalkun panggang ala Inggris, banyak yang memilih makanan yang lebih ringan seperti seafood segar (udang dan lobster), salad, dan barbekyu di halaman belakang rumah atau bahkan di pantai.
- Aktivitas Khas:
- Di Pantai: Bukan hal yang aneh melihat Sinterklas tiba dengan papan selancar (surfboard) di pantai-pantai Australia!
- Lagu Natal: Mereka bahkan memiliki versi lagu Natal yang disesuaikan dengan cuaca panas, seperti "Six White Boomers" (lagu tentang kanguru yang menarik kereta Sinterklas).
- "Christmas in July": Beberapa orang Australia bahkan merayakan "Natal di bulan Juli" (saat musim dingin mereka) untuk merasakan pengalaman Natal bersalju ala Eropa!
Setiap negara merayakan dengan cara uniknya, tetapi semangatnya tetap sama: kebersamaan keluarga, kegembiraan, dan kemurahan hati.
Tradisi mana yang paling Q-Ders suka? Apakah Q-Ders lebih suka Natal yang hangat di UK atau Natal di pantai Australia?
Let us know!!!!


